Rabu, (9/9) prodi Bahasa dan Sastra Arab mengadakan acara praktek keahlian secara daring dan luring. Kegiatan ini dihadiri oleh semua mahasiswa BSA semester 5 baik secara luring maupun daring. Kegiatan luring dihadiri mayoritas mahasiswa, sedangkan yang lainnya menggunakan platform zoom fakultas untuk ikut serta. 

Acara praktek keahlian mengusung 2 tema dengan narasumber yang berbeda. Acara praktek keahlian pertama bertemakan Pelatihan Penulisan Kreatif Bahasa Arab Berbasis Digital  kedua Pelatihan Penerjemahan Teks Arab. Dua kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi berliterasi dengan media digital dan kompetensi penerjemahan teks Bahasa Arab.

Acara dimulai dengan sambutan Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Arab IAIN Surakarta bapak Abdul Ghofur, M.Ag. dan wakil dekan 2 FAB Bapak Dr. Fajar Shodiq, M.Hum yang sama-sama menyampaikan urgensitas kegiatan praktek keahlian ini. Dimana mahasiswa masih sangat perlu menguasai teknologi digital maupun kemampuan berliterasi secara digital.

Pada sesi pertama Burhan Yusuf Habibi, M.Pd.I yang merupakan dosen Bahasa Arab IAIN Salatiga Sekaligus Conten Creator IG @bahasaarabituindah menjelaskan bahwa ada berbagai macam tulisan kreatif berbahasa Arab yang bisa dibuat. Diantaranya tulisan arab kreatif dan penerjemahan. Tulisan arab kreatif ini, bisa dibuat atau diperoleh dengan cara browsing internet. Setelah mendapatkan ungkapan yang menarik dari browing kemudian diterjemahkan kedalam bahasa indonesia dan dibingkai dengan caption yang menarik.

Selanjutnya pak burhan menyampaikan bahwa ada aplikasi yang dapat digunakan untuk mendedain tulisan agar mempunyai tampilan yang menarik yaitu dengan menggunakan aplikasi android canva atau musommim arabi. Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk membuat materi teks bergambar dengan tampilan yang menarik.

Kemudian dilanjut sesi kedua Bp Adnan Ashari Priyanto, M.Psi selaku Genaral Manajer Penerbit Aqwam Jembatan Ilmu menjelaskan bahwa dalam proses penerjemahan melalui beberapa tahap. Diantaranya pemilihan tema dan judul buku, proses terjemah, proses editing yang dilakukan dalam dua proses (Penyesuaian dengan konten buku Arab dan penyesuaian dengan kaidah kebahasa indoesiaan). Materi tersebut dibutuhkan oleh mahasiswa mengingat mereka belum mempunyai pengetahuan yang memadai terkait dengan proses penerjemahan dalam lembaga resmi atau lembaga profesional. Sehingga para mahasiswa memperoleh pengetahuan seputar penerjemahan dan penerbitan secara langsung.

Kemudian pak adnan melanjutkan bahwa untuk menunjang kegiatan penerjemahan beliau bekerjasama dengan lembaga internasional timur tengah agar dapat memperoleh sumber buku bahasa Arab yang berkualitas yang dapat diterjemahkan dan diterbitkan dan nantinya dapat dibaca secara luas oleh masyarakat bebas. Selain itu aqwam jembatan ilmu juga menyediakan publishing secara digital dengan menggunakan layanan google book yang ada di playstore. Harga buku digital agaknya lebih murah dibandingkan dengan buku cetak. Karena buku digital tidak memerlukan kertas untuk cetak.

Adapun tindak lanjut dari kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu membuat tulisan kreatif bahasa Arab berbasis digital berupa caption dan quotes yang dapat dipublikasikan dengan menggunakan media sosial seperti facebook, instagram dan twetter. Selain itu mereka juga diharapkan mempu membuat terjemahan cerita dari sumber-sumber on line dimana hasil karya mereka dapat dikumpulkan menjadi satu buku yang bisa dipublish di media on line seperti google book dan kindle. (Muhammad Nur Kholis/NW/MSI)